Kalau jodoh sudah pasti, kenapa masih berharap
pada yang tak pasti?
Kalau jodoh tak kan tertukar, kenapa hati masih
saja tak sabar?
Kalau jodoh harus dijemput, kenapa malas masih
diturut?
Kalau jodoh sesuai diri, kenapa tak naikkan
kualitas diri?
Setujuu..???
Minggu, 06 Juli 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar