Cinta itu energi.
karena itu ia berlaku hukum kekalan energi.
Cinta itu bisa berubah dari satu rasa ke rasa lainnya. Dari satu ekspresi ke ekspresi lainnya.
Cinta seorang ayah dapat berbentuk keteladanan, bisa juga berbentuk nasihat dan perhatian.
Cinta seorang ibu dapat berbentuk kasih sayang, bisa juga arahan dan anjuran.
Cinta seorang suami dapat berbentuk tanggung jawab dan kesetiaan. Bisa juga berupa ucapan dan pelukan.
Cinta seorang istri dapat berbentuk ketaatan dan keikhlasan.
Bisa juga berupa kecemburuan dan kerinduan.
Maka, salurkan energi cinta pada orang yang tepat.
Hingga cintapun menguat dan menjadi rahmat.
Bukan membuat orang jadi maksiat, apalagi tersesat.
Sepakat...??
Minggu, 05 Oktober 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar