FENOMENA MENJELANG PERNIKAHAN
Saat masa pengenalan, gak sedikit orang tua:
# Lebih bangga anaknya jalan berduaan, Gak risau jika pulang hilang keperawanan
# Lebih suka calon menantu anak orang terpandang, Gak tau kalau akhlak hancur bukan kepalang
Gak sedikit juga pasangan yang:
# Lebih banyak sms cinta sama dia, daripada perbanyak do'a pada Sang Pencipta
# Lebih asik poto mesra untuk resepsi, daripada berpose benar di hadapan Allah Maha Mengetahui
# Lebih banyak mendalami ilmu malam pertama, daripada menyelami ilmu membangun rumah tangga
Saat walimah, ada juga yang:
# Lebih bangga gelar dangdutan, daripada perbanyak sholawatan
# Lebih senang dapat amplop dari orang kaya, daripada kiriman do'a dari yatim dan duafa
# Lebih suka menghabiskan uang untuk pesta untuk satu hari, daripada menabung untuk jutaan hari yang kan dilalui.
Jangan salahkan, jika setelah menikah yang terjadi:
# Keretakan rumah tangga
# Saling menuntut dan menyalahkan
# Suami selingkuh
# Anak pembangkang
KENAPA...??
Karena hilangnya KEBERKAHAN.
Itulah mengapa Sang Nabi mengajarkan kita untuk mendo'akan mempelai bukan untuk jadi keluarga yang bahagia, bukan juga yang banyak anak, atau standar hidup yang lain. Namun nabi mengajarkan kita untuk berdo'a, "Barokallahulaka wabaroka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khoiir".
Semoga kita bisa menjalani proses menuju gerbang pernikaha dengan memperoleh keberkahan. Bekah di awal, berkah dalam proses, hingga berkah pada akhirnya. Aamiin
0 komentar:
Posting Komentar