1. Kuasai bahasa internasional
Fasih berbahasa Inggris untuk pergaulan internasional, bahasa Arab untuk mempelajari Al-Quran dan literatur lainnya.
2. Ikuti komunitas antarnegara.
Ada student exchange, young summit, leader summit atau komunitas
lainnya. Ini memungkinkan kita mendapatkan informasi bahkan berkunjung
ke berbagai negara untuk mengenal berbagai budaya.
Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di
segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya
kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan" QS. 67:15
3. Perbanyak baca dan mendengarkan
Dengan banyak baca dan mendengarkan semakin banyak wawasan, semakin
berani dalam berpendapat, semakin bijak dalam bicara, semakin rendah
hati dalam bersikap
4. Menabung untuk rihlah dan jalan-jalan inspirasi ke berbagai negara
Bayangkan Imam Bukhari yang banyak mengumpulkan hadits seringkali
menempuh perjalanan ribuan kilometer melewati pdang pasir gersang. demi
mendapatkan satu hadits dari seorang guru. Tercatat punya ribuan guru
yang tersebar di berbagai negara. Sampai hari ini karyanya sangat
bermanfaat.
Mulailah menabung untuk menargetkan diri belajar dan
mencari hikmah dari pejalanan ke berbagai negara, mendapatkan inspirasi
di setiap perjalanan hidup.
5. Fokus dengan kompetensi inti, berusahalah jadi yang terbaik.
Saat banyak orang ingat nama Sahabat, apa yang ingin ada di benak
setiap orang itu? Apakah Sahabat dikenal sebagai orang yang ahli
sesuatu? Mempunyai kompetensi yang dibutuhak mereka? Bentuklah
kompetensi itu dari sekarang, dan fokus menjadi yang terbaik di bidang
tersebut.
Manfaatkan website, sosial media untuk berbagi ilmu
yang Sahabat bakati. Selain bermanfaat bagi yang lain, nama Sahabatpun
semakin terangkat perlahan namun pasti.
Semoga kita bisa menjadi orang yang berkompetensi global dan berkarya besar untuk negeri kita tercinta.
Selasa, 10 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar