Dalam memutuskan sesuatu, selogis-logisnya
wanita masih pake perasaan Seperasa-perasanya
lelaki masih pake logika.
Maka, jika dua kekuatan ini disinergikan bisa
menjadikan kekuatan luar biasa.
Keputusan yang logis namun tetap humanis.
Punya toleransi namun ada supervisi. Citanya
melangit namun karyanya membumi.
Perbedaan itu indah, sinergi itu berkah.
Setuju..?
Sabtu, 28 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar