# Perhatikan Kebiasaanmu
Pemuda sekarang banyak yang terjangkit
penyakit galau, bimbang, gak pede, malas dan
sebagainya. Iya kan? Belum lagi kebiasaannya
nongkrong, nonton tv, nonton film, jalan-jalan
ke mall, game online dan lainnya. Ada bagusnya
kalo hobi atau kebiasaan itu bisa menghasilkan
tetapi kenyataannya malah menghabiskan uang,
waktu dan pikiran. So, hati-hatilah dengan
kebiasaanmu yang sia-sia.
Setiap training, saya sering memperingatkan
para peserta training untuk berhati-hati dalam
memilih asupan untuk pikiran. Karena hal itu
bisa mempengaruhi kebiasaa sehari-hari yang
sulit diubah. Dapat disimpulkan, kenapa
sekarang banyak generasi muda yang alay,
lebay plus galau karena yang didengerin lagu-
lagu cengeng, sedih, hancur, plus gak bermutu.
Ngerinya lagi lagu-lagu itu sekarang berada di
top hits. Berapa ribu pemuda yang ngantri
untuk dapetin tiket masuk boysband atau
penyanyi kesayangannya. Mereka tidak sadar
sedang dikeruk habis-habisan uang, waktu,
budaya dan gaya hidupnya. Saat ditanya
kenapa ikut-ikutan gaya Korea? Simpel dijawab,
“ingin ngetren, gaul, funky dan gak dianggap
kuper”. So what gitu loh! Jadi inget Soimah,
tubuh-tubuh siapa? Mulut-mulut siapa?
Masalah buat loh? Hehe.. Just kidding!
Ada pemuda yang menganggur bingung gak ada
kerjaan, akhirnya nonton film porno dengan
teman sesama pengangguran juga. Akhirnya
pornografi dan pornoaksi mewabah.
Na’udzubillah. Belum lagi kebiasaan nongkrong
gak penting, datang yang cantik baru digodain.
Anak muda lainnya asyik dengan dunia game
online, judi, sex bebas, narkoba dan minum
minuman keras.
Yang kuliah, karena stres dan malas dengan
banyaknya tugas dan penelitian bukan
mengerjakannya malah baca komik atau
pacaran. Gonta-ganti pacar jadi kebiasaan.
Akhirnya gelar Playboy Kelas Kakap disematkan
dengan rekor fantastis, berhasil mengelabui 99
wanita, sepertiga diantaranya berhasil
dicampuri. Na’udzubillah.
Kalau hal tersebut terjadi dengan Anda, saya
katakan segeralah bertaubat. Dan mulailah
hidup yang baru. Bab selanjutnya saya akan
bahas bagaimana Anda bagaikan terlahir
menjadi pribadi baru. Saya yakin Anda bukan
salah satu diantara yang saya sebutkan tadi,
tapi jikapun ya, segeralah kembali. Sejauh
apapun kau tersesat dalam berlayar! Harapan
itu masih ada dan jalan terang masih panjang!
Setujuu...??
Sabtu, 28 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar