Sabtu, 21 Juni 2014

Ibu, ajariku tuk memilih pendamping hidupku

Suatu hari, seorang anak lelaki bertanya pada
Sang Ibu, "Bu, jika kelak anakmu ini akan
menikah. Istri seperti apa yang mesti kupilih?"
Sang Ibu yang bijak pun menjawab, "Nak,
Seorang istri yang baik adalah dia yang saat
kau pandang hilanglah resahmu. Saat Kau
bersamanya tentram hatimu. Saat kau pamit
menjemput rizki, ia lambaikan tangannya sambil
mendoakanmu..."
Sang Ibupun bersenandung :
..............................
Mencipta rumahnya seindah surga
menjaga akhlaqnya sebening mata
Qona’ah selendangnya dalam rumah tangga
sejuk di kalbunya tunduk pandangnya
..............................
(Permata dunia, Suara Persaudaraan)
"Tapi Bu... aku kan belum tahu sifatnya.
Bagaimana mungkin aku dapat mengenalnya"
Sang anak menyela. Sang ibu menjawab "Nak..
Jika kau ingin melihat kasih sayangnya
padamu, lihatlah bagaimana ia memuliakan
ayah bundanya. Jika kau ingin tahu apakah ia
kasih terhadap anak-anakmu kelak, lihatlah
perlakuannya terhadap adik kakaknya."
"Lalu bagaimana jika aku ingin memiliki istri
secantik Aisyah, secerdas Anna, dan setulus
Maryam" Sambil tersipu sang anak bertanya.
"Kau harus memiliki jiwa setegar Azzam juga
berilmu dan sebijak Fahri," Jawab Sang Ibu.
Sang Anak termenung sejenak.. Sang Ibu
menandaskan kembali, "Nak... jodohmu sudah
ada di tanganNya. jangan pernah kau khawatir.
Khawatirlah jika kau belum bisa memperbaiki
diri. Khawatirlah bila kau belum pantas menjadi
seorang suami bagi pendampingmu.
Khawatirlah jika ibadahmu hanya tuk dilihat
olehnya. Padahal Dia yang memberikannya
untukmu.
Nak, perbaiki akhlakmu, maka kau kan dapatkan
gadis pujaan hatimu. Luruskan niatmu, maka
kau kan dapatkan biadari dunia akhiratmu.
Sempurnakan ikhtiarmu, maka jodohmu kan
mendekat padamu" Pesan Sang Ibu.

0 komentar:

Posting Komentar