Kenapa ada orang yang bahagia dalam hidup
walau dengan segala keterbatasan, namun ada
yang tetap merasa miskin dan haus walau
harta dan perhiasan duniawi telah didapatkan.
Ternyata yang membedakan mereka adalah
paradigma memberi dan menerima. Orang yang
hanya ingin menerima, maka ia sibuk untuk
mendapatkan, bukan memberi. Padahal, yang
kaya adalah ia yang paling banyak memberi.
Lihat saja perusahaan besar sekarang, seperti
facebook. Fokus memperi layanan, apakah
miskin? Ternyata justru jadi kaya raya. Sahabat
Abdurrahman Bin Auf, sedekahnya dahsyat,
apakah jatuh miskin? Justru jadi triliuner yang
soleh dan luar biasa.
Sahabat, saat kita dirundung masalah, seret
rizki, susah jodoh, atau masalah lainnya. Mari
kita renungkan, sudah berapa banyak kita
berbagi?
Saat kita sibuk dengan masalah kita, sudah
berapa banyak kita sibuk menyelesaikan
masalah orang lain?
Status facebook kita, manfaatkan untuk berbagi
Harta kita, jangan lupa sedekah
Ilmu kita, jangan lupa disharingkan
Siaaaapppp...???
Selasa, 17 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar